Akselerasi Modernisasi Militer Cina dan Dampaknya bagi Asia Tenggara

Presiden Xi Jinping, yang sebelumnya juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Komunis
Cina (PKC) ke-19, beberapa waktu lalu dikukuhkan kembali sebagai Sekretaris Jenderal PKC untuk
periode 2022—2027. Dengan pengukuhan ini, Xi dapat dipastikan akan melanjutkan kepemimpinannya
sebagai presiden Republik Rakyat Cina (RRC) untuk periode 2023-2028. Keberlanjutan kepemimpinan Xi
di negara yang sedang berkembang menjadi sebuah kekuatan besar dunia itu tentu menimbulkan
pertanyaan, baik di kalangan pemerhati Cina maupun para elit politik negara-negara kawasan Asia
Pasifik, yang akan selalu bersinggungan dengan Cina. Bagaimanakah sepak terjang Cina di kawasan
tersebut selama 5 tahun mendatang? Tulisan singkat ini mencoba menyampaikan gagasan-gagasan yang
menjawab pertanyaan di atas. Namun artikel singkat ini hanya memberikan penekanan pada aspek
keamanan dan tidak membahas aspek-aspek lainnya, seperti pertukaran budaya maupun ekonomi.