Etnis Tionghoa Kepulauan Riau: di antara Lokalitas dan Interlokalitas

Sekelompok masyarakat yang menamakan diri Ikatan Tionghoa Muda (ITM) menjalin sebuah kerja sama dengan Dinas Pariwisata Kepulauan Riau. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak menyelenggarakan festival kebudayaan Tionghoa Tanjung Pinang. Peristiwa di atas menarik untuk diperhatikan mengingat festival yang diselenggarakan melalui kerja sama tersebut tidak hanya menampilkan perayaan atraksi kebudayaan etnis Tionghoa belaka, namun memadukan kebudayaan Tionghoa dengan kebudayaan lokal. Hal lain yang juga menarik adalah pernyataan pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang mengungkap harapan mereka agar kegiatan kebudayaan ini dapat menyerap kembali angka kunjungan wisata dari negara tetangga, khususnya Singapura dan Malaysia. Bagaimana sesungguhnya keterkaitan komunitas Tionghoa di Kepulauan Riau baik dengan kebudayaan setempat maupun dengan komunitas Tionghoa di Singapura dan Malaysia? Pertanyaan inilah yang akan menjadi topik bahasan dari artikel singkat ini.

“Kopitiam“, Warisan Budaya Perbatasan Asia Tenggara

Studi mengenai fenomena kopitiam oleh peneliti Indonesia masih sangat jarang. Ada sebuah aspek budaya Tionghoa yang menyerbu berbagai kota di Indonesia. Apakah itu? Jawabannya adalah kopitiam, sejenis kedai yang utamanya menyajikan kopi dan berbagai minuman lainnya. Sebelum abad ke-21, kedai jenis ini kebanyakan hanya dijumpai di Malaysia, Singapura, dan wilayah kepulauan sebelah timur Sumatera. Namun, […]